Kamis, 06 Maret 2014

KETUA TIM PENCELOLA KEGIATAN PNPM-MP DESA SARAGIH MINTA DAMAI KEPADA KETUA BPD DAN MASYIARAKAT DESA SARAGIH DIRINGA SIAP DIBERHENTIKAN



Tapteng;sangkakala[
Ketua Tim Pengelola Kegiatan(TPK) PNPM-MP Desa Saragih Sahwin Tumanggor  mintak berdamai  kepada  ketua  BPD Lukkas Barutu  Serta masyiarakat Desa Saragih Kec Manduamas  kab tapanuli tengah  karena Sahwin Tumanggor ketua TPK  Diadukan  melalui surat ketua  BPD Desa Saragih Lukkas   barutu Serta masyiarakat  tg 30 januari 2012 kepada Polsek Manduamas  dengan tembusan  Camat Manduamas.Danramil Manduamas,Bupati TapTeng ,DPRD Tapteng pengadilan Sibolga  dalam pengaduan itu  ketua TPK  Sahwin  Tumanggor  mengelapkan semen sebanyak 62 sak ,pengelembungan HOK/gaji harian ,Pemasangan tidak sesuai dengan  perencanaan yang dibuat tidak ada pemberitahuan kepada masyiarakat dalam rapat  dalam laporan pelaksanan kerja 80 % dalm rapat tsb Ketua  TPK  Dalam laporannya bahwa pekerjan telah mencapai 80% dan stok semen tidak ada lagi , namun masyiarakat merasa curiga ahirnya esok harinya  di telusuri masyiarakat  ternyata semen di temukan   di rumah salah seorang masyiarakat  yang  menemukan  ; Sampit Manalu,Linton Sihotang Anturi Simatupang ,joni puang mungkur serta Kepala  Desa Saragih dengan berpedoman  laporan Ketua TPK  ini pula  masyiarakat melaporkan  hal ini ke Polsek  Manduamas .  Permasalahan ini telah pernah di musyiawarahkan di Balai Desa Saragih tgl 4-2-2012  yang dihadiri pengurus TPK , Fasitator Kecamatan  anggota polsek manduamas Ketua BPD /masyiarakat Desa Saragih dalam pertemuan tsb Ketua TPK Sahwin Tumanggor mintak maaf dan siap dirinya diberhentikandari Ketua TPK  namun masyiarakat Desa saragih  dan ketua BPD  tidak menerima dan Mengharapkan   kasusunya  tetap di selesaikan melalui jalur hukum .tgl 9-2-2012 masyiarakat desa saragih pun mendatangi Polsek manduamas serta Camat Mnduamas Poltak Sitorus BA Serta  PJOK Kejamatan Robet  Nababan , Robet Nababan  sempat marah2 kepada Sahwin Tumanggor menyatakan kamu memang sombong PNPM-MP bukanlah mikilmu itu pengawas adalah masyiarakat desa itu sendiri serta BPD Kalau permasalahan ini tidak dapat diselesaikan tahun yang akan datang Desa ini tidak mendapat bangunan lagi. juga menyarankan agar  masallah itu selesaikan di kantor kepala desa saragih tutur  Lukas Barutu menirukan ucapan PJOK Kec Manduamas  kepada sangkakala. Camat Kecamatan Manduamas Poltak Sitorus BA Yang di temui  sangkakala tidak berhasil namun pada tgl 17-02-2012 hal ini di musyiawarahkan di kantor Kepala Desa Saragih  bahwa Ketua TPK Sahwin Tumanggor memintak maaf dan memintak surat pengaduan masyiarakat  dicabut  ,agar tahun berikutnya desa kita ini tetap mendapat bangunan namun permintaan Sahwin Tumanggor  dihadapat Kepala Desa Saragih dan pengurus TPK Serta undangan lainnya  bahwa Ketua BPD  Serta masyiarakat  Desa Saragih tetap  menolak   permintaan Sahwin Tumanggor  dan tetap dapat diselesaikan jalur hukum  tutur Lukkas Barutu kepada sangkakala mengahiri .Untuk itu Masyiarakat  desa Saragih mengharapkan kepada  Polsek Manduamas dapat  segera  memeriksa Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) PNPM-MP Desa Saragih agar permasalahan dapat segera di ketahui masyiarakat kalau benar  laporan itu Ketua TPK Desa Saragih supaya di periksa   /sarmudi nahampun
Manduamas tgl 17-03-201
Sarmudi nahampun

JALAN YANG MENGHUBUNGKAN DESA TUMBA JAE MENUJU DUSUN LAELAPDAP DESA LAEMONONG SEPANJANG 3 KM MOHON DI BUKA



Tapteng;sangkakala

Jalan jang menghubungkan desa tumba jae  menuju dusun Laedpdap desa Laemonong kec Mandumas Tapanuli Tengah  sepanjang 3 KM  Diharapkan pemerntah kab tapanuli tengah segera dapat membuka jalan tersebut .menurut pantawan wartawan sangkakala di daerah itu jalan ini 10 tahun yang silam  pernah mendapat bantuan pembukan jalan  dari desa tumba jae menuju dusun Laedapdap  sepanjang 800 meter siap di onderlax namun sampai berita ini di kirim masih belum ada tanda2 untuk di kerjakan kembali .dusun Laedapdap yang berpenduduk 60 KK(kepala keluarga) 314 jiwa   berpenghasilan karet .durian kelapa sawit dll  para petani sangat kesulitan untuk memasarkan hasil pertaniannya ke desa Tumba jae terpaksa main pikul .demikian halnya murid2 dari tingkat SD-SMP-SMAdan sebaliknya yang setiap harinya menuntut ilmu ke Desa  Tumba jae  terpaksa jalan kaki  dan angkat sepatu  selama diperjalalan krena jalan nya  masih jalan tikus.
           Tokoh2 masyiarakat di dua desa itu  sangat prihatim melihat pelaksanan    PNPM-MP(Program Nasional Pemberdayan Masyiarakat-Melalui Pedesan) DI KEC Manduamas ada kesan bahwa  pemerintah Kec Manduamas  seolah-olah kurang jeli melihat daerah yang sangat mendesak sekali penempatan dana  PNPM-MP Ini dapat dilihat  dari  yang menmerima dana Desa melalui PNPM-MP untuk tahun anggaran 2011 ini  di kec manduamas  yaitu Desa Saragih dan desa tumba julu yang mendapat anggaran berturut-turut  tahun 2010-2011  namun  apa bila dana PNPM-MP tahun anggaran 2012 ini dinggarkan untuk membuka jalan dari desa tumba jae menuju dusun laedap-dap desa laemonong kec Manduamas hanya sepanjang 3 KM sudah barang tentu hubunganlintas  antar desa  lancar serta perekonomian masyiarakat meningkat tutur tokoh2masyiarakatdaerah itu/sarmudi nahampun
Manduamas tgl 24-02-2012

DESA TUMBA JAE-MANDUAMAS MOHON PEMBANGUNAN AIR MINUM



Tapteng sangkakala
Masyiarakat Desa tumba jae-Manduamas Tapanuli Tengah  mohon Pembangunan Air Minum (PAM) dibanun di daerah itu  hal ini telah cukup lama direncanakan baik itu dari pihak  Pemkap Tapteng maupun dari pihak  yayasan Katolik Tumba jae ,namun sampai berita ini di kirim masih belum ada realisasinya .demikian dikatakan beberapa tokoh 2 masyiarakat  di daerah itu kepada sangkakala ,lebih lanjut dikatakan bahwa  untuk pembangunan air bersih yang direncanakan di bangun  yang bersumber dari Sungai aek saganan  diperkirakan berjarak  sekitar 6 km   ini telah disurvei baik dari pemkap Tapteng bersama dengan pihak yayasan Katolik Tumba jae  namun menurut keterangan  bahwa pihak  yayasan katolik tumba jae bersedia membangun Perusahan  Air Minum  itu Cuma  pemkap Tapteng  tidak memberikan ijin  pembangunan itu dengan alas an mengurangi pendapatan daerah .sedangkan pelepasan tanah pembangunan air minum itu telah ada kesepakatan dengan pemilik kebun yang terkena pembangunan nya,tutur masyiarakat di dua desa itu . Kades Tumba jae Apostel Sihotang yang di temui sangkakala tgl 29-06-2012  menyatakan bahwa siap mendukung pembangunan Air Minum di Desa Tumba jae pihak mana pun yang akan membangunannya karena PAM  desa ini cukup mendesak mengingat daerah merupakan  dataran tinggi dari permukaan laut sehingga untuk membangun sumur bor pun sangat mahal biayanya  hanya sebagian kecil yang memiliki sumur bor sedangkang masyiarakat yang membutuhkan diperkirakan sebanyak 500 kk(kepala keluarga )tutur kades .Untuk itu masyiarakat Desa tumba jae mengharapkan Bupati Tapanuli Tengah Raja Bonaran Situmeang SH.MHum dapat segera membangun pembangunan Air Minum setidaknya memberikan ijin kepada yayasan Katolik Tumba Jae /s.nahampun
manduamas tgl 29-06-2012
=sarmudi nahampun=

PEMBUATAN KTP ELEKTRONIK KEC SIRANDORUNG SIAP 57.65 % DARI JUMLAH YANG WAJIB MEMILIKI KARTU TANDA PENDUDUK



Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektonik Kec Sirandorung Tapanuli Tengah  semenjak tgl 15-juni 2012  sampai saat ini telah selesai di rekam  57.65% atau 5927  orang  dari 10281 penduduk yang berhak memiliki Kartu Tanda Penduduk  .demikian  Ka Oprator perekam KTP Elektronik Kec Sirandorung Iringan  RP.Najara saat di temui sangkakala senin tgl 27-08-2012 di Kantor Camat kec Sirandorung, menjawap sangkakala bahwa kendala yang di hadapi adalah masallah listrik yang sering padam ditambah kurangnya daya listrik untuk pelaksanan pembuatan rekaman  bagi penduduk yang saat memasukkan data 2 pembuatan KTP, lebih lanjut dikatakan bahwa  pembuatan KTP  tsb masa berlaku 5 tahun namun bagi yang telah berumur 60 tahun berlaku selama hidup sedangkan KTP di cetak di Jakarta  Namun batas waktu pembuatan rekaman KTP  ini direncanakan selesai 31 Desember 2012 kecuali ada perpanjangan waktu setelah batas waktu telah selesai bagi penduduk yang akan mengurus KTP Elektronik akan dikenakan biaya nya tutur Iringan RP Najara mengahiri keterangannya /s.nahampun
Manduamas tgl 30-08-2012

Senin, 04 Februari 2013

AKIBAT HUJAN LEBAT HUBUNGAN DESA PARDOMUAN MENUJU PUSAT KOTA KEC SIRANDORUNG TAPANULI TENGAH TERPUTUS


Tapteng sangkakala
Akibat turunnya hujan Selasa tgl 11/09/2012 mengakibatkan hubungan Desa Pardomuan menuju pusat kota Kecamatan Sirandorung Tapanuli Tengah terputus terputusnya hubungan itu karena jalan yang akan melewati   jembatan Aek Sibubu kebanjiran dari sejak jam 14.00 baru jam 17.00 kendaran roda empat maupun roda dua lancar kembali setelah air surut kendaran  yang mau menuju Kec Pakkat -barus-tapteng maupun ke Medan dan sebaliknya  terpaksa menununggu berjam2 .Menurut pantauan sangkakalasaat menyaksikan banjir itu hanya karena sepanjang 15 meter saja yang terkena  genangan air sedangkan sebuah jembatan aek sibubu yang persis di ujung jalan yang tergenang air itu bukn lah di genangi air namun apabila jalan yang sepanjang 15 meter itu diadakan penimbunan  setinggi 1/2 meter saja walaupun saat banjir namun tidak akan terganggu bagi kendaran roda empat dan roda dua ,Untuk itu diharapkan kepada PU  urusan jalan dan jembatan Sumatra utara agar dapat segera meninbun jalan tersebut agar hubungan lintas tetap lancar walaupun turun hujan lebat/s,nahampun
Manduamas tgl 21-09-2012